Indah
Sungguh indah sebuah kedamaian itu. Tak ada pertengkaran dan pertikaian. Bak sebuah taman bunga yang dipenuhi bunga dan kupu-kupu indah , tanpa ada "kerusuhan" yang terjadi. Menurutku, kedamaian itu bermula dari rasa ikhlas. Rasa ikhlas untuk berusaha menerima apapun yang sudah ditetapkan oleh Allah untuk hidup kita, dalam hal apapun itu. Jika hati ini ikhlas, rasanya damaiiiiiiiiiiiiiiiiiii sekali. Bener deh..... Kaya orang yang lagi kehausan tiba-tiba menemukan air yang bisa membasahi tenggorokannya yang kering. Dan jika hati damai, maka akan berpengaruh pula pada perilaku kita sehari-hari. Jika semua orang di dunia ini selalu ikhlas, kayaknya ga ada deh terjadi yang namanya "peperangan" dalam bentuk apapun.Aku pernah mendengarkan curhatan seorang sahabat yang dekat sekali dengan ku. Dalam jangka sekian waktu dalam hatinya berkobar api kemarahan, karena sepertinya tak pernah ikhlas menerima hinaan yang pernah ditujukan kepadanya. Sahabatku itu sebenarnya orang yang tak begitu mempedulikan hal-hal sepele. Tapi mungkin waktunya pas lagi dia sensi, jadi weeee kaya tumpukan sampah yg kena tumpahan minyak, trus tiba-tiba ada orang yang ngebuang puntung roko yang masih menyala. Berkobarlah api itu... Hehehe....
Tapi, ketika dia kusodorkan sebuah buku. Buku bersampul coklat, yang sangat banyak menyimpan nasihat bijak. Dia membaca lembar demi lembar, kalimat demi kalimat, dan kata demi kata. Dia resapi benar. Dalam heningnya malam, yang hanya ditemani nyanyian merdu kumpulan jangkrik. Hatinya bergetar, mulutnya bercucap istigfar "Astagfirullah....." Membaca sebuah ayat yang artinya berbunyi:
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."
Sahabatku memang hanya manusia biasa. Begitu juga dengan aku... Selalu lupa dan banyak melakukan kesalahan. Dan ada begitu banyak kalimat bijak yang menjadi penguat rasa ikhlasnya sekarang. Salah satunya adalah sebagai berikut:
"Jangan bersedih; karena Anda masih memiliki doa, Anda boleh bersimpuh di depan pintu-pintu Tuhan Yang Maha Kuasa, dan Anda dapat memperoleh ketenangan di depan pintu-pintu Sang Raja Diraja. Anda juga masih memiliki waktu sepertiga akhir malam dan masih memiliki waktu untuk menempelkan dahi ke tanah, alias bersujud."
Kini sedikit demi sedikit hati sahabatku mulai bisa ikhlas... Ahhh..., senyumnya sekarang sedikit demi sedikit mulai terlihat... La Tahzan sahabatku ^_^
*Semoga ga ada orang yang membuang puntung roko sembarangan lagi... Hehehe... :D
32 komentar
Write komentarnice posting...
Replythanks..
http://laranta.blogspot.com/
Sungguh indah, jika kita menerima sesuatu yang tidak kita sukai menjadi berkah.. dan semoga keindahan itu akan terpancar lewat wajah yang berseri-seri. hingga bisa menularkan virus positif... caiyo..
Replyjadi inget lagu dewa "hidup ini indah" pas baca postingan ini
@Mas Ridwan: Makasihhhhhhh.... hehehe...

ReplySip, mas... Saya sudah berkunjung ke blog mas Ridwan...
@Mas Zico: Yup, yup..... Hidup itu memang indah mas jika kita selalu melihat sisi positif setiap permasalahan...

ReplySemangat!!!
haiii, mampir lagi. bener ikhlas itu salah satu kunci menjalani hidup. La tahzan. Sering dgr kata itu. menurut pemikiranmu apa maknanya?*bukan menguji loh, tp emg g ngeh*
Replymakasih
@Wits: Terimakasih sudah mampir lagi mba wits...

ReplyYg mana? La Tahzan??? La Tahzan itu artinya "jangan bersedih" mba... Intinya, selalu berpikir positif terhadap apapun yg menjadi jalan hidup kita mba wits. Sooo, La Tahzan. Janganlah pernah bersedih. hehehe....
pahit dan manis, hasilnya kita harus yakin semua itu harus indah pada waktunya,. keep spirit..
Reply@Kang Aul: Yup... bener kang. Hanya butuh kesabaran saja ketika melaluinya...

ReplySemangat!!!
Coba hapalin Albaqarah ayat 216. Wajib itu, insyaallah bakalan tenang. Oia jangan lupa untuk selalu mendoakan sahabat2 kita. yang dekat atau yang jauh agar tetap terjalin ikatan ukhuwahnya:D
(
ReplyMemberi buku, jadi ingat sahabatkuuuu
@Kang Qefy: Akhirnya nongol juga. Hehehehe.....

ReplyYup, yup... akan selalu diingat ayat itu. Agar selau merasa tenang dan damai, walau beuraaaaaatttttttt.... wahahahahahaha......
Sok atuh, temui sahabatnya kalo inget mah. hehehe....
cuma liat komen teman - teman aja deh disini..
ReplyMampir lagi ah, ni ada informasi tentang blogwalking hehe
Replybnr bgt, damai itu indah kok!!!

Replymari kita tebarkan kedamaian dimuka bumi ini...
peace and love forever!!!
Replyfirst visit, greetings, follow me, I'll do the same
wah.....saya suka kalimat bijaknya......
Replybener2x menginspirasi saya
@Lozz Akbar: Mangga.... Terimakasih sudah berkunjung...
Reply@Kang Aul: Mangga kang Aul... hehehe... Oke, beres aku balas komen ini, ke TKP. Sediakan tempat untukku ya. hahahaha...
Reply@Penghuni 60: yup, mari kita hidupkan perdamaian di bumi ini. hehehe...

ReplyTerimakasih sudah berkunjung. Salam kenal...
@Kay: Setujuuuuuuu!!!


ReplyOk... terimakasih kunjungannya. Aku berkunjung balik.... balik follow ya...
Salam kenal...
@Blackbox: Wahh.... Alhamdulillah atuh, kalo bisa bermanfaat mah. Hehehe...
ReplyTerimakasih kunjungannya...
Waccaw, ramai-ramaiiii...
)
Reply@Kang Qefy: Iya dooooonnkkk... Jangan lupa absen lagi ya. wahahahahaha....
Replyindahnya punya sahabat yg bisa memberi inspirasi dan motivasi kayak gini...
Reply@Zulham: Iya mas... hehehe...

ReplyTerimakasih atas kunjungannya. Salam kenal
Semua jika kita bisa syukuri dan ambil hikmahnya pasti akan menjadi berkah kawan.
ReplySalam
sungguh indah,..
Reply@Daun: aminnnnnnnn....... yup, betul sekali..

ReplySalam kenal...
@faruqngabar: Apanya yg indah mas????

ReplyTerimakasih sudah berkunjung. Salam kenal...
kk suka baca buku lah tazan ya?
Reply@Kumpulan Hot Threads Kaskus: Yup, betul sekali. Buku yang sangat bagus...

ReplyKnp gitu???
Pulang main futsal, bikin postingan narsis

Replyblokwaking ke sini
La tahzan ukhti
@Cucu Haris: makasih mas sudah menyempatkan mampir. hehehe....

ReplyYup....