Malaikat - Malaikat 'Tak Bersayap di Kaki Burangrang
Hamparan karpet hijau membentang luas di hadapanku,Birunya langit tampak begitu cantik dengan hiasan gumpalan awan putih,
Suasana yang selalu kurindukan, dalam jagad khayalku......
Di hadapanku, sudah berdiri beberapa sosok baru tapi lama.
Sosok-sosok yang selama ini hanya bisa digapai melalui jendela maya.
Sekarang, terasa begitu nyata.
Mereka berdiri di hadapanku...
Mereka akan menjadi malaikat, selama di kaki Burangrang ini.
Begitu pun dengan aku....
Dimulai lah perjalanan itu,
Aku dengan kostum yang tak begitu pas untuk moment ini,
berusaha untuk membuat diri ini nyaman.
Tapi, apa daya.....
Dengan kondisi aku yang memang sedang kurang baik,
aku akhirnya ambruk juga.
Keringat dingin mengucur dari setiap pori2 kulitku....
Pandanganku kabur.....
Tapi aku tak sendiri.
Aku mulai melihat diri malaikat pada mereka.
Pertolongan dari mereka kepadaku begitu nyata & tulus.
"Terimakasih ya semuanya.... :D "

Ketika alas kaki ku sudah tak memungkinkan lagi untuk dikenakan dalam petualangan ini,
ada malaikat yang bersedia meminjamkan.....
"Maaf ya, telah banyak merepotkan, Malaikat Sandal.... :p "
Ketika mentari sudah melewati puncaknya,
aku beserta para malaikat-malaikat tak bersayap itu
mulai kembali.....

Kembali ke tempat asal masing-masing.
Ditutup dengan makan bersama....
Sekaligus merayakan hari lahir salah satu malaikat.
"Happy Brithday, maaf aku tak bisa menjadi malaikat yang baik... :D "
Dan aku pun harus kembali ke hutan belantara....
Hutan yang dipenuhi dengan gedung-gedung pencakar langit.
Aku harap, aku akan kembali ke kota kembang itu lagi....
Dan membawa sejuta cerita dan kenangan..... ^_^
21 komentar
Write komentartes.....
ReplyHaddohhhh..
ReplyItu photo saya dipajang2..
*saya masih ingat bagaimana anak2 pada kesel nunggu 2 jam kalian datang, lho*
Iyaaaaaa...... Maaf, beribu-ribu maaffffff..... Jadi merasa bersalah lagi.... >_<

ReplySok atuh, harus gimana aku biar bisa menebus kesalahan itu??? hehehehe......
Mbak ikaaaa...kereennn...terharu saiaa..sungguuuhh...jd pnasaran..siapa kah sang malaikat sandal...??hahahhaa...^^
Replysalam persahabatan mbak...
Hahahahaha...... Makasih nick....

ReplyHmmmm..... siapa yaaaaaaaaa???? coba tebak. hahahahahaha......
Salam persahabatan juga....
Pokoknya kalau nanti ke Bandung lagi.. harus traktir makan sepuasnya.. cup, ah! XD
ReplyHadeuuuuuhhh..... ini mah dendam gara2 kemarin keluar duit nih. hahahahha.....
ReplyOkeeee, okeee.... Tinggal pilih mau makan dimana... Hahahahaha.....
*tapi jangan yg mahal2 ya.... =))
ihhhhhhhhhhh aan maksa di traktir yah??/ikaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa kk menelpon dirimu hiks hiks..
ReplyIya ka, kang Aan pengen ditraktir. hahahahahaha.......

ReplyYawdah, sebisanya ka Tia saja ya. Aku tetap menanti ko.....
Samaaaaa,,
Replybetul kata aan, ditunggu traktirannya,,:D
Hhhhhmmm.....
ReplyNice story....
Malaikat sandal jepitnya kasihan nyeker... wkwkwkwkkkk......:-p
Semoga ukhuwah kita tetap terjaga ya teh....:-)
Salam Persahabatan....
hmmm... lagi" ngiler klo baca postingan bloofers untuk episode BURANGRANG... >.<
Replynumpang selonjor aaaahhhh... :P
saiia ikutan komen donk..

Replyikutan doni & aan deh...
permainan berikutnya kita coba hypnosis ya..
Postingan tulisan yang kyak gini, kesimpulannya satu..

ReplyIndahnya Ukhuwah karena Allah...
Heeeeey sandalku di pajang, haha. Nenk kapan ke Bandung lagi? Haha
Reply@Kang Doni: Hadeuuuuuhhhh....... traktir lagi. hahahahahaha.......
Reply@Rumi: Iya rum, nyeker sampe pulang. hahahaha.....
ReplyYup, semoga selalu terjaga sampe seterusnya, Aminnnnn......
@Teh Bonit: Makannya ikut teh. Hahahahaha.....
ReplyKenapa kemarin ga ikut???
@Kang Dea: Boleh2.... mau tau kaya apa permainan nya....
Reply@mba phipi : Yup, benar sekali mba....
Reply@kang Dia: Ohhh..... itu sendalnya akang yaaaa.....

ReplyInsya Allah kalo ada libur & rejeki kang. Minta do'anya saja ya akang....