Tampilkan postingan dengan label Puisiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisiku. Tampilkan semua postingan

Sebuah Kepingan


Di shubuh yg dingin....
Kotak masa lalu aku terbuka lagi.
Isinya yang sudah hancur berkeping, terlihat lagi.

Kepingan itu adalah benda yang aku temukan di tepian sungai masa lalu.
Aku tak sadar, mengapa aku mengambilnya.
Sampanku diterjang arus kuat,
Aku terlempar bersama seluruh isi sampanku.
Termasuk benda itu....
Hancurlah benda itu, hingga membuatku sedih tak bertepi.

Duhai Allah...........
Pintaku hanya satu.
Biarkan kepingan itu hanyut.
Biarkan kepingan itu aku buang saja.

Tapi entah mengapa, setiap aku membuangnya
Arus sungai itu seolah tidak bersahabat.
Dia tak mau menghanyutkan kepingan itu jauh dari ku.

Harus aku bawa sampai kapan???

Sebuah Renungan


Aku bukan muslimah yang shaleh,
Tapi aku berusaha untuk shaleh.
Aku bukan muslimah yang baik,
Tapi aku berusaha untuk bisa baik.
Aku bukan muslimah yang sabar dan tabah,
Tapi aku berusaha untuk sabar dan tabah.
Aku bukan muslimah yang sempurna,
Tapi aku berusaha untuk sempurna.

Kutatap lekat kumpulan kain lebar yang selalu menutupi kepalaku,
Apakah aku sudah pantas mengenakannya???
Kubelai gamis kesayanganku,
Apakah aku benar2 sudah menjadi muslimah seutuhnya???

Bibir tipis ini masih suka berkicau tidak pada tempatnya.
Sepasang mata ini masih suka menatap sembarang.
Telinga ini masih kurang mendengar hal2 baik.
Hati ini kadang suka diusik oleh hal2 yg mengganggu pikiran.

Wahai bintang nun jauh di angkasa sana,
Aku ingin kau menerangi di setiap sisi kehidupanku yang masih gelap.
Aku takut tersesat,
Aku takut salah arah,
Aku takut jatuh.

Tapi....
Apakah kau sudi menerangi sisi gelapku???

Dia

Ketika tak ada lagi tempat tuk mengadu, Dia selalu ada.
Ketika tak ada lagi tempat tuk berkeluh kesah, Dia selalu mendengarkan.
ketika tak ada lagi yg mau mendengar tangismu, Dia selalu setia menyayangimu.

Dia selalu mempunyai cara yang unik untuk menyayangi.
Dia memberikan cobaan,
karena Dia sayang.
Dia memberikan ujian,
karena Dia ingin kita menjadi insan yang lebih baik.

Duhai zat yg menggenggam langit dan bumi.
Kuatkan aku, jika aku harus menerima cobaanMu.

Duhai zat yang menguasai segalaNya.
Lapangkanlah selalu hatiku,
ketika harus menjalani ujianMu.

Aku hanya makhlukMu yang lemah.
Yang tidak punya daya dan upaya,
tanpa pertolonganMu....

Dalam Sepiku

Dalam sepiku....
ku selalu teringat masa2 yg pernah aku lalui,
bersama dua malaikat pelindungku di bumi ini.

Dalam sepiku.....
Aku berpikir
Aku merenung
Apa yang harus aku lakukan.

Dalam sepiku....
Ingin rasanya aku teriak.
dan berkata "Inilah aku!!!"

Dalam sepiku...
aku hanya bisa diam.
diam dengan semua masalahku.
diamku, bukan cuek.
diamku, bukan ga peduli.
diamku, berpikir...
tindakan seperti apa yg harus aku lakukan???

Dalam sepiku...
ingin kubisikan penggalan sebuah kalimat
"berikan kesempatan untuk membuktikan
ku mampu jadi yg terbaik, dan masih jadi yg terbaik."

Dalam Diamku

Dalam diamku....
Aku ingin mengatakan “sesuatu”
Hatiku mengatakan “jangan lakukan”
Pikiranku mengatakan “lakukan!!! Katakan!!!”

Dalam diamku....
Aku bingung...
Mana yg harus aku ikuti???

Dalam diamku....
Aku takut....
Diamku ini, akan menjadi sebuah petaka lebih besar.
Petaka yang membutuhkan masa pemulihan tak sebentar.

Dalam diamku...
Hanya satu hal yg bisa aku lakukan.
Memohon kepada Sang Maha Pembolak-balik Hati.
“jadikanlah damai, jadikanlah tentram, jadikanlah tenang,
Seperti aliran sungai yg tanpa limbah.”
Aminnn...

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com